Cinta itu...
Saat gambaran
wajahnya terus muncul tanpa kita sadari.
Saat selalu ada maaf,
bahkan sebelum ia meminta maaf.
Ketakutan tak
beralasan dengan apa yang dipikirkannya...
Cinta itu begitu
baik, dan juga kejam.
Ia datang setelah
bertahun-tahun menjadi obsesi,
Ia memberikan
kata-kata indah yang ingin kau dengar,
Ia menjanjikan
kebahagiaan bersamanya,
Dan ia juga yang
meninggalkanmu tanpa penjelasan apapun...
Cinta adalah kekasih
dari kebahagiaan,
Cinta adalah sahabat
bagi air mata,
Cinta adalah jiwa
dari kehampaan...
Baiklah, mari kita
bicara.
Saya tidak mencoba
menggurui anda, tapi saya akan membantu anda belajar.
Ya, belajar untuk
berdamai dengan diri anda dan mendengarkan hati anda.
Sekarang cobalah
tenangkan diri anda, tarik napas panjang dan hembuskan perlahan. Berilah
kesempatan bagi diri anda untuk merasakan damai untuk sesaat, tutuplah mata
anda dan dengarkan suara-suara yang ada disekitar anda. Dan katakan dalam hati
anda, "Terimakasih Tuhan, Kau telah memberiku kekuatan untuk melewati
hal-hal besar dimasa lalu."
Apa anda merasa lebih
baik? Lebih baik dari sebelum anda menyadari bahwa hidup yang sedang anda
jalani ini begitu berharga, dan sangat sayang jika anda sia-siakan. Jika belum,
dengarkanlah satu lagu kesukaan anda. Nikmati iramanya, buat anda merasa bahwa
andalah yang sedang menyanyikan lagu tersebut.
Mari kita mulai
dengan kata CINTA...
Apa definisi cinta
bagia anda?
Tak perlu
terburu-buru, coba pikirkan definisi cinta seperti yang anda inginkan, dan
bukan apa yang sudah dipikirkan orang lain seperti yang selama ini anda
ketahui.
Saya yakin itu adalah
hal yang sangat indah.
Sekarang, cobalah
mengingat kembali kisah-kisah percintaan yang ada di film, dongeng, novel, atau
mungkin komik yang pernah anda ketahui.
Saya sangat yakin,
kisah apapun yang terlintas dalam benak anda adalah kisah hebat yang anda harap
juga akan terjadi dalam hidup anda, atau sebaliknya anda berharap itu tak akan
pernah terjadi pada anda.
Entah saat ini anda
sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang spesial, ataukah anda sedang
dalam masa kebangkitan dari jatuh yang sangat menyakitkan, atau mungkin anda
sedang dalam masa pendekatan dengan seseorang.
Pertanyaan saya sama,
siapakah orang yang sebenarnya anda cintai? Orang yang anda harap dapat
membalas cinta anda, orang yang akan menjadi anugerah terindah dalam hidup
anda, dan orang yang sangat sempurna untuk dicintai.
Satu nama, ya, hanya
satu nama. Sebutkan nama itu dalam hati anda.
Sekarang kembalilah
kuasai diri anda dari segala emosi yang mungkin sedang menghujani anda, apakah
itu bahagia, sedih, marah, atau apapun itu. Kembalikan kedamaian dalam hati
anda.
Jika sudah, sekarang
saatnya kita berpikir.
Cobalah menjadi orang
yang objektif, hilangkan emosi dalam jawaban yang anda berikan. Tetapi jangan
terburu-buru untuk menjawab, izinkan hati anda mengutarakan jawabannya dengan
lugas dan tegas. Akan lebih baik jika anda menuliskannya dikertas.
Orang itu, ya, satu
nama itu. Apa yang mungkin terjadi jika ia benar-benar menjadi kekasih anda?
Berikan jawaban
sebanyak mungkin yang bisa anda pikirkan.
Dan apa yang mungkin
terjadi jika memang ia dan anda tidak dipersatukan?
Dan cobalah
bandingkan hasil jawaban dari kedua pertanyaan tersebut, perbedaannya akan
lebih terlihat ketika anda menuliskannya dikertas.
Saya yakin anda sudah
dapat menilai diri anda saat ini. Apakah anda adalah orang yang realistis?
Ataukah anda masih berbohong pada diri anda sendiri pada kenyataan yang ada?
Mungkin ada yang
merasa bingung, baiklah, saya akan bantu menjelaskan.
Saat jawaban anda
banyak yang tidak masuk akal, apalagi saat anda menjawabnya anda masih
terpengaruh bayangan saat mengingat kisah percintaan yang ada di film, dongeng,
novel, atau mungkin komik, mungkin anda adalah orang yang masih berbohong pada
diri anda sendiri. Anda masih memungkiri kenyataan yang memang terkadang begitu
kejam, dan terkesan tak adil. Anda belum dapat berdamai dengan diri anda, anda
selalu memungkiri apa kata hati anda. Cobalah diingat, bahwa kata-kata orang
lain tak akan merubah apapun dalam hidup anda tanpa ada tindakan dari anda.
Mengapa harus menjadi seperti yang orang inginkan, mengapa tak menjalani yang
anda anggap benar. Saat anda tak dapat memiliki seseorang, memang begitulah
kenyataannya. Tapi bukan berarti anda tak layak bahagia, mungkin kebahagiaan
itu hanya tertunda hingga anda benar-benar siap untuk mendapatkannya. Dan iapun
akan menemukan kebahagiaannya, walau mungkin bukan dengan anda, tapi tidakkah
anda merasa bahagia saat mengetahui bahwa ia bahagia? Dan, jika memang ia dan
anda telah digariskan untuk bersama, biarlah cinta itu menemukan jalannya
sendiri. Cinta menjadi istimewa karena bukan hal umum yang terikat pada aturan.
Dan bagi anda yang
telah memberikan jawaban yang logis dan telah berbesar hati untuk menerima
kenyataan, selamat bagi anda, karena anda telah dapat berdamai dengan diri anda
sendiri. Anda dapat mempercayai hati anda. Anda akan siap untuk hal-hal besar,
dan anda akan lebih siap untuk menerima makna cinta dalam bentuk apapun itu.
Tahukah anda, mengapa
berdamai dengan diri sendiri dan mendengarkan hati anda menjadi hal yang
penting?
Tidakkah anda
menyadari bahwa saat ini manusia sedang diubah menjadi robot? Robot yang
memiliki pikiran sama, tak perduli itu adalah hal yang benar atau salah. Robot
yang memiliki aturan, bahwa hal-hal yang umum berarti normal, dan hal-hal yang
tak biasa adalah hal yang aneh. Mengapa terlihat sama menjadi penting, jika itu
hanya kata-kata orang lain yang bahkan hanya sebuah kata yang tak bisa
menyakiti tubuh anda.
Jika anda berdamai
dengan diri anda, anda akan menjadi lebih baik. Karena anda hanya akan menjadi
anda dengan identitas anda, dan bukan anda dengan topeng yang umum. Layaknya
cinta yang tidak akan menyakiti, apa lagi membunuh. Karena cinta lebih dari
sekedar rasa bahagia, cinta adalah memahami, menghargai, menerima, melindungi,
dan yang terpenting cinta adalah hidup.
Sadarkah anda, jika
anda tidak mencintai diri anda sendiri maka untuk apa anda makan, minum, tidur
setiap hari?
Ini adalah saran,
cobalah memulai dengan mencintai diri anda sendiri. Dan anda akan tahu
bagaimana cara mencintai orang lain, seperti anda mencintai diri anda sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar