Total Tayangan Halaman

INILAH KISAH KU

Anda hanya punya satu kesempatan untuk memutuskan, tapi juga sejuta kesempatan untuk memilih.

Kamis, 13 November 2014

Bagian 5 - Rindu Selama Mungkin


Tak terbayangkan sebelumnya, bahwa rindu dapat menjadi begitu menyiksa kala berlarut-larut.
Tak mudah, tak akan pernah rindu ini mereda tanpa menghapus ego mata ini untuk menatap mu.
Tau kah kau, aku iri. Aku selalu iri pada semua yang tak dapat ku sentuh.
Aku iri pada matahari yang selalu menyinari mu, memberikan cahayanya untuk menerangi jalan mu.
Aku iri pada para gemerlap bintang malam, yang walau tak selalu kau pandang, tapi akan mendapat pujian mu kala kau memandang.
Aku pun iri pada angin yang dapat selalu membelai mu, menghapus keringat dan lelah mu. Angin yang selalu kau nikmati, dan kau nanti.
Ya, aku tak mungkin menjadi semua itu. Tapi aku yakin, tak salah jika menitipkan mu pada-Nya sang pemilik semua itu. Dia lebih pandai menjaga mu, lebih lembut mengasihi mu.
Biar Dia yang menjaga mu..

Hidup tak pernah mudah, bagi ku atau siapapun. Dan aku nyaris menyerah.
Aku harap kau dapat menjadi alasan. Alasan untuk bertahan. Dan alasan untuk pergi jauh jika aku gagal kelak, karena aku tak akan sampai hati menambah beban mu sebab gagal ku.
Aku lebih suka memandang mu dari kejauhan, karena itu cukup mengobati rindu yang menyiksa ini. Tanpa perlu menyapa mu. Tanpa ucapan apapun.
Akan ku nikmati indah mu. Selama mungkin.

Aku bermimpi tentang mu.
Kau menjadi langit yang menaungi ku. Menjadi tanah yang ku pijak dengan pasti.
Dan kau menjadi selimut. Ya, sebuah selimut yang akan mendekap ku dimalam yang menakutkan. Menjaga ku dari dingin yang menusuk. Dan menutup tubuh ringkih tak berdaya ini. Tapi itu hanya impian.

Tapi nyatanya hidup memang sulit. Tapi bermimpi bukanlah dosa. Kan ku nikmati sakit dan mimpi ku. Selama mungkin.

Tidak ada komentar: