Total Tayangan Halaman

INILAH KISAH KU

Anda hanya punya satu kesempatan untuk memutuskan, tapi juga sejuta kesempatan untuk memilih.

Senin, 18 Mei 2015

Bagian 8 - Our...

Dia seperti jawaban akan doa yang dulu selalu terucap.
Tapi apa terlalu cepat menyimpulkan. Bagaimana kalau dia didatangkan Tuhan hanya untuk sementara, lagi-lagi sebagai pelajaran.
Entah lah..
Datangnya dia seperti air yang menghapus dahaga. Benar-benar mengisi kekosongan hati dan memberi banyak tawa, dan pelajaran.
Dulu entah ingin berbagi pada siapa, kini dia mestinya tempat berbagi segala hal.
Entah kapan itu saat alasan tak ada untuk menguatkan, kini dia memberi alasan untuk membuktikan.
Dulu air mata adalah teman yang setia, kini karnanya air mata hanya jadi pilihan terakhir.
Tapi dia begitu mahal, dia begitu jauh. Sulit mendapatkan waktunya yang berharga itu, aku harus menebusnya dengan harga yang mahal. Jiwanyapun jauh entah berantah, meski raganya ada tepat disisi ku.
Dia sibuk mengejar impian yang telat dia sadari. Dan aku harus bersabar menanti agar bisa menjadi impiannya.
Tuhan, bagaimana kalau dia dijauhkan lagi saja? Aku pernah menunggunya sangat lama, dan menyakitkan. Jadi harusnya tak mengapa kalau aku harus bersabar lagi menunggunya.
Tapi Tuhan, apakah itu bijak. Bukankah waktu bisa merubah orang, bagaimana kalau setelahnya semua tak lagi sama? Sanggupkah kami?
Tuhan, ataukah ini cara mu mendidik ku agar bersabar? Sungguh sulit mengikhlaskan sebuah impian.

Baiklah diri ku, mari kita bicara.
Kau sudah sangat luar biasa dapat melewati segala hal. Kau sudah teruji tangguh. Jadi jangan biarkan hal-hal bodoh mengalahkan mu.
Cepat cari pijakan, dan bangkitlah.
Kau harus mulai lagi pendidikan yang kau abaikan. Bekerjalah sungguh-sungguh agar kau dapat menimbun pundi-pundi untuk berlibur dengan adik mu.
Biarkan semua berjalan adanya. Karena kau bukan Tuhan yang dapat memenjara hati orang lain.
Tuhan akan jaga dia yang memang pantas untuk mu.
Pantaskan saja dulu diri mu. Karena kau tak akan dapatkan apa-apa hanya dengan meratap.

Tidak ada komentar: