Dear Lucky Boy..
Lama tak menulis untuk mu. Aku tentu masih dapat mengingat janji ku untuk sering menulis surat untuk mu. Tapi maaf aku harus menghentikannya, karena aku tak menemukan lagi alasan untuk menulisnya.
Dan memang ternyata sudah terlewati sangat lama. 5 tahun silam..
Dan akhirnya kau telah menemukan dan bersama orang yang tepat, yang bisa menerima mu apa adanya. Maaf karena bukan aku orangnya, karena bukan aku yang bisa menerima mu apa adanya.
Semoga suatu saat kau terbangun dari tidur mu, dan menemulan jalan mu.
Kita teman, dan akan tetap begitu. Aku berhutang banyak pada mu, atas semua alasan hidup yang pernah kau berikan, hemm... ajarkan tepatnya. Semoga kelak kau juga dapat menemukan alasan mu sendiri.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar