Yeah, it's you Mom...
Oke, aku menyelesaikan satu paragraf, kalimat yang begitu puitis untuk mengungkapkan, entah apa itu, untuknya. Tapi tiba-tiba jari-jemari ini terhenti. Pikiran ini menjadi kosong, napas ini tercekat. Dan itu membuatku tersadar, tak ada kata-kata yang cukup indah untuk menggambarkan dirinya.
Bagaimana caranya agar aku dapat menunjukkan semua penyesalan ini tanpa harus berkata padanya? Karena setiap kata-kata ku hanya ungkapan kasar bernada tinggi. Aku sungguh menjadi musuh baginya. Bagaimana caranya agar dia tahu, bahwa sahabat yang kuinginkan adalah dia. Dan karena itu, aku memusuhi diriku. Aku dirundung ketakutan, ketakutan jika suatu hari nanti menjadi seorang ibu...
Mom, you're give me a life.
But, i just make you wanna dead...

1 komentar:
yes, you can!
ia akan bangga sampai saatnya nanti :)
Posting Komentar