keluar dari zona aman, padahal kita tahu masih ada banyak ladang hijau membentang yang belum kita susuri. Kenapa menjadi pecundang jika bisa memenangkan diri sendiri? dan kenapa memilih mati ketika bisa menjadi juara harapan?...
Terus menjadi kuat dan bertahan adalah kewajiban kita, rasa nyaman adalah hak kita. Jangan takut kehilangan semua itu, karena setiap individu berhak menerima itu semua. Terus mencoba dan terjatuh itu adalah hal yang wajar, dan mestinya dapat membuat kita semakin terpacu untuk keluar lebih jauh dari zona aman kita. Karena keyakinan diri akan membuat kita dari ketidaktahuan menjadi tahu, tidak bisa menjadi bisa, dan tidak mungkin menjadi mungkin. Semua hal tersebut dapat bergabung menjadi suatu kesatuan kokoh yang digunakan sebagai pondasi sekaligus tiang penyangga zona baru kita.
Zona aman adalah ruang yang akan selalu memberikan apa yang kita butuhkan, tanpa memberi kesempatan kita untuk mengaktualisasikan diri. Bukankah lebih baik salah beramai-ramai, dari pada terdiam sendiri dalam ketidak tahuan? Keluar dari zona aman terus menjadi konflik tersendiri pada sebagian orang. Karena tidak hanya berani keluar, tetapi berani untuk tidak kembali dan menanggung resiko yang ada nantinya. Hal itulah yang banyak membuat orang kalut dalam ketakutan atas sebuah kekalahan, padahal dengan demikian berarti mereka sudah kalah sebelum berperang.
Perjuangkanlah setiap peluang untuk menjadi sesuatu yang lain, bukan sebagai barang hasil cetakan pabrik yang sama antara satu dan lainnya. hidup akan lebih baik, ketika kita berani memutuskan menjadi diri kita yang lain. Karena keberagaman adalah sebuah seni modern yang tak mungkin tercantum dalam ukiran bebatuan purbakala yang statis. Hidup adalah rangkaian yang dinamis, segalanya telah tercipta untuk saling melengkapi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar