Total Tayangan Halaman

INILAH KISAH KU

Anda hanya punya satu kesempatan untuk memutuskan, tapi juga sejuta kesempatan untuk memilih.

Selasa, 28 September 2010

Keluar dari zona aman

keluar dari zona aman, padahal kita tahu masih ada banyak ladang hijau membentang yang belum kita susuri. Kenapa menjadi pecundang jika bisa memenangkan diri sendiri? dan kenapa memilih mati ketika bisa menjadi juara harapan?...

Terus menjadi kuat dan bertahan adalah kewajiban kita, rasa nyaman adalah hak kita. Jangan takut kehilangan semua itu, karena setiap individu berhak menerima itu semua. Terus mencoba dan terjatuh itu adalah hal yang wajar, dan mestinya dapat membuat kita semakin terpacu untuk keluar lebih jauh dari zona aman kita. Karena keyakinan diri akan membuat kita dari ketidaktahuan menjadi tahu, tidak bisa menjadi bisa, dan tidak mungkin menjadi mungkin. Semua hal tersebut dapat bergabung menjadi suatu kesatuan kokoh yang digunakan sebagai pondasi sekaligus tiang penyangga zona baru kita.

Zona aman adalah ruang yang akan selalu memberikan apa yang kita butuhkan, tanpa memberi kesempatan kita untuk mengaktualisasikan diri. Bukankah lebih baik salah beramai-ramai, dari pada terdiam sendiri dalam ketidak tahuan? Keluar dari zona aman terus menjadi konflik tersendiri pada sebagian orang. Karena tidak hanya berani keluar, tetapi berani untuk tidak kembali dan menanggung resiko yang ada nantinya. Hal itulah yang banyak membuat orang kalut dalam ketakutan atas sebuah kekalahan, padahal dengan demikian berarti mereka sudah kalah sebelum berperang.

Perjuangkanlah setiap peluang untuk menjadi sesuatu yang lain, bukan sebagai barang hasil cetakan pabrik yang sama antara satu dan lainnya. hidup akan lebih baik, ketika kita berani memutuskan menjadi diri kita yang lain. Karena keberagaman adalah sebuah seni modern yang tak mungkin tercantum dalam ukiran bebatuan purbakala yang statis. Hidup adalah rangkaian yang dinamis, segalanya telah tercipta untuk saling melengkapi.

Jumat, 17 September 2010

Hidup adalah pilihan

Tuhan mungkin telah menetapkan takdir-Nya untuk kita semua, tetapi tidak berarti kita hanya dapat pasrah dan menyerah pada keadaan. Sesungguhnya hidup ini adalah pilihan, kita sendirilah yang akan menentukan bagaimana hidup yang kita inginkan. Namun terkadang mata hati kita tertutup untuk menyadari semua itu, sehingga kita terlalu bodoh melangkah dan salah berpijak.

Di dunia ini hanya ada dua pilihan; baik atau buruk, benar atau salah, hidup atau mati, menjadi pemenang atau pecundang, dan banyak pilihan lain yang terkadang tanpa kita sadari telah kita pilih. Tuhan menganugerahi manusia 'akal' untuk berpikir, dan seharusnya memang kita harus terus berpikir untuk memutuskan arah hidup kita sendiri.

Sahabat atau cinta. Terkadang kita dibutakan oleh cinta, padahal cinta bukanlah hal ilmiah yang dapat dijelaskan secara logis. Ada kalanya kita dihadapkan pada pilihan yang sulit, sahabat atau cinta. Memperjuangkan keduanya adalah sebuah keharusan, jangan sampai kita menyesal setelah kehilangan salah satunya. Tetapi hal yang harus terus kita ingat adalah 'tak ada yang abadi', kita harus dapat berpikir secara objektif dan membuat prioritas yang dapat menjadikan hidup kita lebih berarti bagi setiap orang. Jangan sampai kesenangan sesaat atau bahkan nafsu sesaat yang menguasai kita, harusnya kita dapat terus menjadi tempat mengadu bagi setiap orang yang kita sayangi.

Menjadi diri sendiri atau menjadi yang mereka inginkan. Setiap pribadi adalah unik, pasti ada perbedaan antara satu dan lainnya. Ada banyak tuntutan yang dilimpahkan pada diri kita sebagai makhluk sosial, dan terkadang tuntutan itu memaksa kita menjadi orang lain. Tapi percayalah, menjadi diri sendiri akan lebih membanggakan dari pada menjadi apa yang orang lain inginkan. Apa lagi menjadi apa yang diinginkan oleh orang-orang yang sama sekali tidak memberikan kontribusi dalam hidup kita, itu hanyalah sebuah kesia-siaan. Namun kita juga harus terus instropeksi diri, bahwa akan selalu ada perubahan yang harus dilewati. Jangan sampai kita dikucilkan keadaan, untuk itu kita juga perlu melakukan perubahan. Perubahan yang merupakan panggilan dan pilihan hati nurani, bukan memaksakan pilihan yang hanya menjadikan kita sama dengan yang lainnya.
Hidup atau mati. Takdir Tuhan telah tercatat dan pasti terjadi, jadi untuk apa kita mencoba memungkirinya apa lagi mendahuluinya. Setiap yang bernyawa pasti akan mati, tak perlulah kita mencoba membunuh diri sendiri karena tanpa dimintapun pasti suatu saat kita akan mati. Kebanyakan orang mencoba mengakhiri hidupnya karena takut menghadapai kenyataan, padahal Tuhan tidak mungkin menguji umat-Nya diluar batas kemampuannya. Bertahan hidup adalah hal yang mulia, dan tak akan merugikan karena dibalik setiap ujian pasti akan ada hal terbaik yang telah dipersiapkan Tuhan untuk kita.

Yakinlah pada setiap apa yang diteriakkan hati nuranimu, siapa lagi yang dapat kau percaya selain dirimu dan Tuhan...
Pilihlah Jalan Mu Sendiri...