Aku tahu betul bagaimana hidupku.
Tapi yang aku sama sekali tak dapat mengerti adalah perasaanku ini.
Mengapa CINTA ini sulit disesuaikan dengan kondisiku ?
Sudah sekian tahun ku lalui, beribu jam coba ku lupakan, berjuta menit kuhabiskan untuk meratapi, tetapi beratus – ratus juta detik pula rasa cinta ini mencoba memaksaku merindunya.
Sesal ini sudah bosan ku alami, namun tetap ku abaikan demi menahan perih yang semakin nyata jika ku tolak.
Ingin ku tinggalkan, ku lupakan semua ini, namun terlalu mengakar hingga sulit tergoyahkan.
Hanya air mata yang dapat mengerti rasa ku. Dan akan tetap begitu hingga akhirnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar