Total Tayangan Halaman

INILAH KISAH KU

Anda hanya punya satu kesempatan untuk memutuskan, tapi juga sejuta kesempatan untuk memilih.

Selasa, 27 November 2012

I'm sorry...

Kau...
Yeah, it's you Mom...
Oke, aku menyelesaikan satu paragraf, kalimat yang begitu puitis untuk mengungkapkan, entah apa itu, untuknya. Tapi tiba-tiba jari-jemari ini terhenti. Pikiran ini menjadi kosong, napas ini tercekat. Dan itu membuatku tersadar, tak ada kata-kata yang cukup indah untuk menggambarkan dirinya.

Aku tak akan pernah sanggup mengungkapkan penyesalan dan rasa terimakasih ini. Aku belum bisa menjadi anak yang baik, seperti harapannya, seperti do'anya disetiap malam. Aku hanya bisa melukai hatinya, menyembunyikan segalanya, berharap tak menambah bebannya. Tapi aku salah, setiap langkahku adalah beban baginya. Beban pikiran, yang selalu mengharapkan keselamatan dan segala hal terbaik bagi ku.

Bagaimana caranya agar aku dapat menunjukkan semua penyesalan ini tanpa harus berkata padanya? Karena setiap kata-kata ku hanya ungkapan kasar bernada tinggi. Aku sungguh menjadi musuh baginya. Bagaimana caranya agar dia tahu, bahwa sahabat yang kuinginkan adalah dia. Dan karena itu, aku memusuhi diriku. Aku dirundung ketakutan, ketakutan jika suatu hari nanti menjadi seorang ibu...

Mom, you're give me a life.
But, i just make you wanna dead...