Total Tayangan Halaman

INILAH KISAH KU

Anda hanya punya satu kesempatan untuk memutuskan, tapi juga sejuta kesempatan untuk memilih.

Senin, 16 Juli 2012

Ini bukan kali pertama

Rasanya... Tak terungkapkan.
Hanya bahagia, ada rasa menggelitik di hati.
Ingin tersenyum, entah untuk alasan apa itu.
Tapi ini bukan untuk pertama kali, ini mungkin kesejuta kalinya.
Namun tak ada alasan untuk bosan menikmatinya.
Ini seperti alasan untuk tetap bernapas,
Untuk tetap yakin pada mentari yang bahkan belum terbit,
Dan kini semua menjadi kerinduan.

Ini yang membuat ku tak percaya cinta pada pandangan pertama.
Buktinya aku jatuh cinta padanya untuk entah keberapa juta kalinya selama aku mengenalnya.
Dia hanya orang asing dikala pertama berjumpa.
Nama ku pun bahkan aneh berdengung di telinganya.
Tak selalu akur, itulah kami.
Tapi waktu benar-benar tak terkendali,
Datang silih berganti menggugah hati,
Membuka mata dan pikiran,
Menjadi entah suka maupun duka yang tak terelakkan.
Dia hanya orang asing, tapi tak asing bagi hati ku.

Rabu, 11 Juli 2012

Bukan Aku


Apa yang akan terjadi saat kau sadar, diri mu bukan diri mu???...

Rasanya seperti terbangun dari tidur dan tersadar bahwa baru saja bermimpi sedang bermimpi, bahkan jadi tak dapat membedakan apakah sekarang sedang bermimpi atau terjaga. Itulah yang ku rasakan saat ini, saat dimana akun dibawa kembali menelusuri jejak kehidupan yang telah berlalu. Saat itu dimana semua hal terungkap dengan begitu jujur. Saat dimana kepingan-kepingan kehidupan yang indah dan buruk bermula dan menyatu menjadi rangkaian puzzel yang begitu rumit. Saat dimana aku belajar bahwa hidup itu harus dimulai dengan alasan apapun. Saat dimana aku belajar mengenal apa itu cinta...

Tak habis pikir, ada yang mengingatkan betapa perfectionist-nya dirimu dengan selalu berkata,
Saat bermain, "Rambut ku nggak berantakan kan?"

Atau saat ingin upacara, "Baju ku udah rapi kan?"
Dan tiba-tiba yang terlihat saat ini hanyalah seorang gadis menyedihkan dengan pakaian compang-camping, wajah tak terawat penuh bintik noda, bahkan tak mengenal siapa dirinya sendiri. Dan itulah aku...
Aku tak dapat memahaminya. Ini menjadi tanda tanya besar (lagi) dalam massa otak ku yang tak seberapa. Ini membuat ku bertanya-tanya, apa yang salah? Harus bagaimana? Mengapa??? Namun tak ada yang menjawabnya. Karena aku tahu, hanya aku yang tahu apa jawabnya (benarkah?). Sungguh menyedihkannya diri ku, yang masih hidup dalam bayang-bayang kelam masa lalu.